Pages

Ads 468x60px

Tuesday, July 4, 2006

Mengenal Lebih Dekat OREGANO, Bumbu Dapur Eropa





Selain memakai rempah-rempah dari negeri sendiri, dapur kita juga sudah banyak menggunakan bumbu dari Benua Eropa atau lazim disebut dengan Continental Spice. Beberapa diantaranya seperti thyme, bay leaf, sage, rosemary,basil, tarragon, peterseli dll. Thyme, peterseli dan bay leaf banyak dipakai pada hidangan berkuah kaldu atau soup. Oregano dan basil lebih populer di dapur Italia, tidak pas rasanya jika menyantap pasta atau pizza tanpa cita rasa kedua spice ini.

OREGANO

Oregano (Origanum spp) Kuliner Eropa sangat akrab dengan bumbu yang satu ini. Topping pizza akan kehilangan ciri khasnya jika Anda tidak menambahkan oregano. Olahan pasta, steak, soup dan salad juga terasa lebih harum dan lezat. Selain untuk bumbu, oregano juga bermanfaat untuk kesehatan, seperti mengatasi gangguan pencernaan, antiseptik dan meringankan migran. Dipasaran dijual dalam kondisi segar dan kering. Budi Sutomo

KAKTUS, Menebar Pesona Lewat Durinya


Teks & Foto:
Budi Sutomo. (dilarang mengunakan foto di web ini tanpa izin)


Lekuk dan areole batangnya yang berduri membuat tanaman asal dataran tandus Amerika ini tampak unik dan indah. Sesekali kaktus berbunga cantik diantara rimbunnya duri. Anda berminat menanam kaktus?
--------------------------------------------
Konon, kaktus berasal dari bahasa Yunani "kaktos" yang berarti tanaman berduri. Dari literature diketahui kaktus berasal dari Amerika, namun ada beberapa jenis yang berasal dari padang tandus Afrika.
Di Indonesia kaktus mulai dikenal awal tahun 1900-an. Mulanya pemerintah Belanda mendatangkan kaktus jenis duri entong (Cereus Peruvianus) dan kaktus duri gambas (Opuntia Monocantha) sebagai makanan ternak.
Majunya teknologi pertanian membuka lembaran baru dunia tanaman, termasuk kaktus. Teknologi mutakhir seperti kultur jaringan menghasilkan bibit baru dengan mutu prima dan seragam. Silangan antar jenis, menghasilkan varietas kaktus yang kian beragam. Teknik grafting atau sambung kaktus lebih mempercantik penampilan. Singkatnya, bagi Anda yang ingin menanam kaktus kini banyak pilihan jenis dan cara menanam.

Jenis Kaktus
Lebih dari 2000 jenis kaktus ada di belahan bumi. Dari 100 an marga, kaktus dikelompokan menjadi 3 suku: Preskioidea, Opuntodeae dan Cereoidea. Jenis Preskioidea biasanya mempunyai daun dan berduri. Bentuknya bisa berupa pohon semak hingga tinggi 10 meter.
Karakteristik opuntodeae lain lagi, kelompok ini memiliki batang beruas. Bentuknya bulat telur, pipih, memanjang atau berupa semak. Adakalanya berdaun namun mudah gugur.
Opuntodeae juga memiliki areole yang berduri. Jenis terakhir, Cereoidea paling banyak dijumpai. Bentuk batangnya beragam dan sekulen (banyak mengandung air). Sebagian jenis ada yang menyerupai silinder, beruas, bulat, bahkan memanjang. Jenis ini tidak memiliki daun dan areolenya ditumbuhi aneka bentuk duri.

Memperbanyak Kaktus
Kaktus bisa dikembang-biakkan dengan berbagai cara. Sebagian orang meperbanyak dengan biji. Walaupun sedikit rumit, cara ini masih tetap dilakukan. Pertama biji kaktus harus dikeringkan, direndam dalam air hangat baru disebar dalam media semai yang biasanya berupa pasir halus, batu bata tumbuk dan tanah kompos. Setelah kaktus berumur setahun dan mempunyai panjang 4-5 cm, kaktus sudah bisa dipindahkan ke media tanam.
Cara yang paling mudah memperbanyak kaktus dengan setek batang. Jika dilakukan dengan cara yang benar, steak paling rendah risiko kegagalannya. Pilih batang kaktus yang tidak terlalu tua atau muda. Potong dengan pisau tajam sepanjang 6 cm. Biarkan 7 - 10 hari di tempat yang sejuk agar luka mengering. Proses berikutnya tinggal menanam di media tanam. Perlu diperhatikan, untuk jenis kaktus bulat atau beruas, pemotongan sebaiknya dilakukan tepat pada bagian ruasnya. Bekas potongan pada tanaman induk biasanya akan tumbuh tunas baru yang siap menjadi bibit setek baru.
Menyambung kaktus/grafting semakin diminati. Teknik ini mempunyai kelebihan, selain diperoleh bibit tanaman baru, grifting juga menciptakan dua jenis tanaman dari due kaktus yang berbeda sehingga mempercantik penampilan.
Pertama, siapkan batang induk/batang bawah, jenis cereus spachianus atau opuntia ficus indica bisa digunakan karena kuat perakarannya. Proses sambung kaktus harus cepat dilakukan sebelum bekas potongan mengering agar menempel sempurna.
Ada banyak cara sambung kaktus, namun metode sambung rata dan sambung serong paling banyak dilakukan. Prosesnya hampir sama, potong rata atau serong batang induk dan batang atas dari jenis yang berbeda. Cara cepat tempelkan dan perkuat dengan tali rafia atau benang.
Sambung kaktus terlihat berhasil jika terjadi pertumbuhan pada batang atas dan tali pengikat bisa dilepas.

Menanam & Perawatan
Tanaman dari keluarga Cactaceae ini memang unik. Biasa tumbuh subur di lahan tandus dan kekurangan air. Usianya juga bisa mencapai puluhan tahun, namun bisa mati dalam sekejap jika salah perawatan.
Singkatnya, menanam dan merawat kaktus perlu ketelatenan karena tanaman ini sangat rentan terhadap penyakit. Umumnya kaktus menyukai media yang porus (tidak mengikat air). Gunakan pasir halus, pupuk kandang, tepung tulang dan sekam dengan perbandingan 20:40:10:30. Setelah diaduk rata, media ini dikukus atau di sangrai agar mikroorganisme pembusuk mati.
Batang kaktus dilapisi jaringan lilin yang dapat mengurangi penguapan, kondisi ini menjadikan kaktus mampu menyimpan air dan tahan kekeringan.
Meski begitu, kaktus tetap perlu air untuk bertahan hidup. Penyiraman sebaiknya dilakukan 3 minggu sekali atau 1 bulan sekali, raba media tanam, jika sudah kering berarti kaktus harus disiram. Perlu diingat, air harus ber-pH normal, tidak mengandung garam atau asam yang dapat menyebabkan kebusukan.
Kaktus sangat suka bermandi cahaya matahari langsung, jika Anda menaruh kaktus di dalam rumah, keluarkan setiap 1 minggu sekali dan letakkan di tempat yang terkena matahari langsung selama 2-3 minggu. Kaktus juga pantang kena air hujan berlebihan.
Agar kaktus tampil prima perlu dilakukan pemupukan 4 bulan sekali. Beri pupuk tulang atau pupuk ikan dengan P dan Ca tinggi. Jangan memberi pupuk urea yang dapat mengakibatkan kebusukan.
Bila kaktus sudah terlalu besar atau sebaliknya lambat pertumbuhannya lakukan pemangkasan akar atau ganti medianya.
Hama kaktus umumnya cendawan jenis phytophthora infestans, kutu wol (dactylopius tomentosus), kutu lilin (Pseudococcus Longispinus), tungau dan keong tanah. Lakukan pencegahan dengan penyemprotan fungisida, bakterisida secara berkala.

Buah Kaktus yang Menyehatkan
Tak hanya indah dipandang, jenis kaktus tertentu seperti Hylocereus undatus ternyata dapat berbuah dan bisa dimakan. Salah satunya buah naga yang bercitarasa manis, asam dan segar.
Dibalik aroma segarnya buah naga kaya manfaat. Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Buah naga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium, karbohidrat dan tinggi serat yang dapat memperlancar proses pencernaan dan mampu pengikat zat karsinogen penyebab kanker.

Monday, July 3, 2006

RESEP ONDE-ONDE ISI KACANG MERAH

Onde-onde biasanya diisi dengan kumbu kacang hijau. Agar rasa sedikit berbeda, memodifikasi onde-onde dengan isi kacang merah bisa dilakukan. Hasilnya....,buktikan sendiri!.

Resep: Budi Sutomo


Onde-Onde Kacang Merah

Kulit:

500 gr tepung ketan
460 ml air
60 gr gula pasir
1 sdm tepung kanji
160 gr wijen
Minyak untuk menggoreng
Kumbu Kacang Merah:
400 gr kacang merah
150 gr gula pasir
60 ml air
2 sdm tepung ketan
¼ sdt vanili
¼ sdt garam
Cara Membuat:
1. Kulit: Larutkan tepung kanji dengan air, gula pasir dan garam, aduk rata. Rebus hingga mendidih. Selagi panas, masukkan air sedikit demi sedikit ke dalam tepung ketan. Uleni hingga kalis. Timbang masing masing seberat 20 gr.

2. Bulatkan adonan kulit, pipihkan. Isi dengan bahan isi dan bulatkan kembali. Celupkan bulatan dalam air dan gulingkan ke atas biji wijen hingga seluruh permukaan terselimuti. Goreng dalam minyak banyak hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan sajikan hangat.


3. Kumbu Kacang Merah: Rendam kacang merah selama 3 jam. Kukus/rebus, haluskan. Campur semua bahan isi dan masak di atas wajan hingga kalis. Angkat dan dinginkan.

Untuk 20 buah

Sunday, July 2, 2006

OLAHAN MIE POPULER ASIA. (LAKSA, MIE GROB, I FU MIE , LAM MIE dll)


Resep Budi Sutomo





















LAM MEE

(Singapura)

Untuk 4 Porsi


Bahan:

400 gr mie telur, rebus dan tiriskan
300 gr udang, bersihkan
200 gr daging sapi, rebus dan iris tipis
1.5 lt air
2 butir telur, kocok lepas
60 gr tauge, seduh dengan air panas
5 siung bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, cincang kasar
4 buah cabai merah, potong korek api
Garam secukupnya
¼ sdt vetsin

Cara Membuat:

1. Rebus udang dengan 1 liter air. Tambahkan vetsin, bawang merah,bawang putih pada air rebusan. Masak sampai mendidih dan udang matang. Saring dan sisihkan kaldunya.

2. Kocok telur dan bumbui sedikit garam. Dadar dengan wajan datar menjadi lembaran tipis. Gulung dan iris halus. Sisihkan.


3. Penyajian: Siapkan mangkuk/pinggan saji, atur mie, daging ,udang dan tauge. Siram dengan kaldu panas. Taburi atasnya dengan telur dadar dan cabai merah.


PHO BAC VIETNAM
(Vietnam)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

300 gr mie putih (banh pho)/kwetiau, rebus dan tiriskan
200 gr daging sapi, cincang halus
1 lt air
60 gr wortel, potong bentuk korek api
Bumbu:
1 cm jahe, memarkan
2 buah pekak
30 gr bawang bombay cincang
4 siung bawang merah, cincang halus
½ sdm nuoc mam (kecap ikan)
1 sdt gula pasir
3 cm kayu manis
3 buah cabai rawit, iris halus
1 batang daun bawang, iris halus
30 gr daun ketumbar
Garam secukupnya
Pelengkap:
60 gr kacang tanah, goreng
Sambal botol
Acar sayuran
Cara Membuat:
1. Rebus air, dengan jahe, pekak, kayu manis, bawang merah, bawang bombay dan garam. Masak sampai mendidih, saring dan sisihkan.

2. Tambahkan daging, sayuran dan bumbu-bumbu lain. Masak sampai daging empuk.


3. Siapkan mangkuk/pinggan saji, atur mie, daun ketumbar, daun bawang dan daging. Siram atasnya dengan kuah tumisan daging, taburi kacang tanah goreng. Sajikan dengan sambal botolan dan acar sayuran..


MIE GORENG MANILA
(Philipina)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

400 gr mie instan kering, rendam air panas, tiriskan
200 gr daging sapi, potong dadu
100 gr kol, iris halus
75 gr wortel, potong korek api
1 batang daun bawang, iris halus
100 ml kaldu daging
5 siung bawang merah, iris halus
4 siung bawang putih, iris halus
1 sdm kecap manis
1 sdt gula pasir
½ sdt lada halus
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat:
• Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukan daging, masak sampai daging berubah warna.

• Tambahkan kaldu, masak sampai daging empuk. Masukan mie, kol, wortel, daun bawang, kecap, gula dan lada. Setelah sayuran matang, angkat dan sajikan segera selagi panas.


MEE GROB
(Thailand)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

250 gr bihun, siram air panas dan tiriskan
200 gr daging ayam
150 gr tahu putih, potong dadu, goreng
Bumbu:
6 siung bawang merah, iris halus
4 siung bawang putih, cincang kasar
3 buah cabai merah, haluskan
2 buah cabai merah, potong dadu kecil
1 batang daun bawang
2 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
½ sdt lada halus
Garam secukupnya
Pelengkap:
Acar campur

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak dan goreng bihun sampai agak kering dan berwarna kecoklatan, angkat dan sisihkan.

2. Tumis bawang merah, bawang putih dan cabai sampai harum. Masukan daging ayam,udang dan tahu goreng, masak sampai daging berubah warna.


3. Tambahkan mie dan bumbu-bumbu yang lain, aduk rata. Setelah semua bahan matang, angkat dan sajikan panas dengan acar campur.


I FU MI
(Cina)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

500 gr mie instant, rebus dan tiriskan
100 gr udang, bersihkan
60 gr cumi-cumi, bersihkan dan potong-potong
60 gr bakso sapi, belah empat
100 gr kembang kol, potong menurut kuntumnya
60 gr kapri, potong-potong
60 gr wortel, potong-potong
30 gr jamur hioko kering, rendam air hangat
1 batang daun bawang, iris halus
600 ml kaldu daging
½ sdm tepung kanji, cairkan
2 minyak goreng
Bumbu:
6 siung bawang putih
30 gr bawang bombay cincang
1 sdm saus sambal
3 sdm saus tomat
1 sdt lada halus
¼ sdt vetsin
½ sdm minyak wijen
Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Goreng mie sampai kering, sisihkan

2. Panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang bombay dan minyak wijen sampai harum. Masukkan udang, cumi-cumi dan bakso sapi, masak sampai berubah daging berubah warna.


3. Tambahkan kaldu, tepung kanji, sayuran dan bumbu lain. Mask sampai semua bahan matang. Siapkan pinggan saji, taruh mie dan siram dengan kuah beserta isinya. Sajikan segera.


MON DEE
(Burma)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

300 gr vermicelli, rebus air panas, angkat dan tiriskan
400 gr daging ikan kakap, potong-potong
300 gr tulang dan kepala kakap
100 gr kacang polong
60 gr wortel. Potong sesuai selera
Bumbu:
6 siung bawang merah, haluskan
4 siung bawang putih, haluskan
30 gr daun ketumbar, iris halus
30 gr daun kucai, iris halus
¼ sdt terasi
1 sdm kecap ikan
2 cm jahe, memarkan
5 buah lada butir, haluskan
1 batang serai, memarkan
1 sdt gula pasir
1 sdm air asam
½ sdm kecap ikan
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng

Cara Membuat:

1. Rebus tulang dan kepala ikan dengan api kecil, bumbui serai, kecap ikan, batang sledri, gula pasir, lada dan garam. Masak sampai daging matang, angkat dan saring kaldunya. Sisihkan.

2. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukan daging kakap, masak sampai daging berubah warna.


3. Sesaat sebelum di angkat, tambahkan vermicelli, wortel, kacang polong, daun ketumbar dan daun kucai. Aduk rata dan angkat dari perapian.


4. Siapkan pinggan saji, atur mie dan sajikan dengan kecap ikan sebagai pelengkap. Hidangkan segera selagi panas.


PHU KHOUA KAI NOR MAY
(Laos)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

250 gr soun, seduh dengan air panas, tiriskan
150 gr udang, bersihkan
100 gr cumi, bersihkan dan potong membulat
100 ml kaldu udang
100 gr rebung, potong bentuk korek api
100 gr kol, iris halus
40 gr lokio
2 butir telur, buat dadar tipis kemudian iris halus
Bumbu:
5 siung bawang putih, iris halus
4 siung bawang putih, cincang halus
½ sdt bubuk cabai
2 buah cabai merah, potong korek api
1 batang daun bawang, potong kasar
½ sdt lada halus
2 sdm kecap manis
Garam secukupnya
Pelengkap, campur :
40 ml kecap ikan, dengan
1 sdt wijen sangrai
Cara Membuat:
1. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukan daging udang dan cumi, masak sampai daging berubah warna.

2. Tambahkan bumbu-bumbu yang lain, rebung, kol dan kaldu udang. Masak sampai semua bahan matang.


3. Sesaat sebelum di angkat, masukan soun, kol, lokio dan daun bawang. Aduk rata dan angkat dari perapian.


4. Sajikan mie dengan kecap ikan sebagai pelengkap.


CHOP CHAI
Untuk 4 Porsi
(Korea)

Bahan:

250 gr mie putih besar/rice noodles, seduh dengan air panas, tiriskan
300 gr daging sapi cincang
60 gr jamur merang, potong sesuai selera
75 gr buncis, potong dan bersihkan
100 gr tahu sutra, potong sesuai selera
75 gr kol, potong sesuai selera
1500 ml kaldu ayam
Bumbu:
5 siung bawang putih, cincang kasar
1 sdm bawang bombay cincang
1 batang sledri, iris halus
1 batang daun bawang, potong kasar
2 sdm kecap manis
1 sdm saus sambal
¼ sdt lada halus
1 sdt gula pasir
1 sdt minyak wijen
1 sdt biji wijen, sangrai
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Masukan daging ayam cincang, masak sampai daging berubah warna.

2. Masukan kaldu di dalam tumisan daging, tambahkan sayuran, tahu dan bumbu-bumbu lain. Masak sampai semua bahan matang.


3. Siapkan pinggan saji, masukkan mie dan tambahkan tumisan daging di atasnya, siram dengan kaldu panas. Sajikan segera.


LAKSA MALAYA
(Malaysia)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

200 gr bihun, rendam air panas, tiriskan
150 gr bakso ikan, potong sesuai selera
100 gr cumi, bersihkan
150 gr daging ayam, potong dadu 1 x 1 cm
60 gr tauge, seduh air panas, tiriskan
60 gr daun kail lan
1 lt kaldu ayam
500 ml santan
Bumbu:
40 gr daun ketumbar, iris halus
2 sdm air jeruk nipis
1 sdt gula pasir
2 cm lengkuas, memarkan
2 batang serai, iris halus
Haluskan:
7 siung bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri
5 buah cabai merah, buang bijinya
1 sdt terasi
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis emua bumbu sampai harum. Masukan ayam, bakso dan cumi. Masak sampai daging berubah warna.
2. Masukan kaldu ayam, santan dan bumbu-bumbu yang lain. Masak sambil di aduk sampai semua bahan matang. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan daun ketumbar, kail lan dan air jeruk nipis. Angkat dari perapian.
3. Siapkan pinggan saji, tuang mie.

Thursday, June 29, 2006

EUPHORBIA, Bunga Cantik Pembawa Hoki




Penulis & Foto: Budi Sutomo

Dilarang mepergunakan foto dan tulisan ini untuk kepentingan publikasi komersial tanpa seijin dari penulis


Orang menyebutnya bunga delapan dewa, karena kelopaknya berhadapan membentuk angka delapan. Sosoknya sangat cantik dan konon membawa hoki, tak salah jika orang Thailand menyebutnya Poysian yang berarti tanaman keberuntungan.


Euphorbia (Euphorbia milii) masih satu keluarga Euphorbiaceae, menurut literatur, tanaman ini memiliki lebih dari 2000 species. Varietas asli euphorbia sebenarnya berdaun dan berbunga kecil. Para hobiis tanaman hias Thailand banyak menyilangkan sehingga terbentuk varietas baru dengan warna bunga yang lebih beragam dan kelopak bunga lebih besar.

Mudah Berkembang Biak

Tanaman asal Madagaskar ini termasuk tanaman perdu berkayu yang sangat mudah dikembangbiakan. Syarat hidupnya tidak perlu perlakuan khusus dan pemeliharaanya gampang. Asal bermandikan sinar matahari penuh selama 7 jam sehari dan media yang benar, euphorbia akan tumbuh subur dan berbunga rimbun sepanjang tahun.

Memperbanyak euphorbia bisa dilakukan dengan cara vegetatif atau generatif. Cara generatif/menggunakan biji biasanya akan dihasilkan keturunan yang berbeda dengan induknya. Sedangkan cara vegetatif, baik itu setek batang dan sambung batang (grafting) akan dihasilkan tanaman yang lebih cepat berbunga dan tidak berbeda dengan tanaman induk.

Perbanyakan euphorbia dengan biji jarang dilakukan karena lama dan tingkat keberhasilannya rendah. Setek batang cara cara mudah memperbanyak si cantik ini. Selain mudah, tingkat keberhasilannya tinggi dan tanaman cepat berbunga. Pilih batang yang sehat dengan diameter 2 cm dan tidak terlalu tua. Potong menggunakan pisau tajam dan steril agar luka tidak menjadi busuk. Panjang batang ideal untuk setek sebaiknya 15-20 cm. Buang daunnya, sisakan 3-4 lembar saja. Lap hingga bersih getah susu yang keluar dari pangkal batang. Diamkan di tempat teduh 4-5 jam agar luka mengering. Olesi dengan zat perangsang akar dan bibit siap ditanam.




Perhatikan Media Tanam

Tanam dengan media sekam bakar, pasir halus, pupuk kandang dan tanah berhumus dengan perbandingan 2:1:1:1. Tanam bibit pada media yang telah di siapkan dan letakan di tempat teduh dengan intensitas cahaya 60-70%.
Euphorbia tergolong tanaman tahan banting dan sangat suka berjemur di bawah sinar matahari. Lakukan penyiraman 2 hari sekali pada pukul 08.00-10.00 pagi, saat intensitas sinar matahari belum tinggi. Menyiram terlalu banyak akan mengakibatkan busuk akar dan batang karena media tergenang air. Kurang siraman juga berakibat tanaman berdaun kerdil, menguning bahkan mati.

Lakukan Perawatan Berkala

Agar tanaman tampil prima dan banyak berbunga, lakukan pemupukan secara berkala. Pupuk NPK dengan dosis 1 g/tanaman diberikan secara rutin setiap 1 bulan sekali. Jika tak mau repot, pupuk slow release seperti Osmocate, Dekastar dan Magamp bisa diberikan setiap 4 bulan sekali dengan dosis 5 g/tanaman.

Banyak penyakit dan hama yang bisa menyerang tanaman euphorbia, diantaranya kutu putih atau Homophtera aleyrodidae dan mealy bug, serangan akan lebih banyak jika musim kemarau tiba. Kutu ini bisa dikendalikan dengan menyemprotkan insektisida seperti Agrimex atau Metindo dengan dosis sesuai anjuran pada label. Busuk batang dan akar akibat serangan bakteri Erwina carotavora juga banyak terjadi jika media terlalu lembab dan terjadi luka pada batang atau akar. Semprot dengan bakterisida seperti Starner secara berkala agar tanaman terhindar dari busuk batang atau akar. Selamat Berkebun.

Tuesday, June 27, 2006

RESEP DIM SUM ISTIMEWA






Dim Sum berasal dari bahasa Kanton-Cina yang berarti makanan ringan serba kukus atau digoreng. Hidangan ini biasanya di sajikan sebagai sarapan atau penyerta minum the di sore hari. Citarasa dim sum sangat beragam baik gurih maupun manis. Bentuknya yang mungil membuat kita semakin ingin untuk mencoba. Buat Anda yang ingin membuat sendiri. Kami memilihkan 4 resep variasi dim sum. Selamat Mencoba!.
Resep: Budi Sutomo

Pangsit Kukus Isi Udang

Bahan:

Kulit Pangsit:

375 gr tepung terigu cakra
150 ml air mendidih
80 ml air dingin
1 sdt garam halus
1 sdm minyak goreng
Isi:
250 gr daging ayam cincang
100 gr udang cncang
5 buah jamur hioko, rendam air, iris halus
200 gr sawi putih, iris halus, rendam air panas, tiriskan
1 sdm tepung kanji
1 butir telur ayam
4 siung bawang putih, haluskan
2 cm jahe, parut
1 sdm kecap asin
½ sdm kecap ikan
2 sdt gula pasir
½ sdt lada halus
½ sdm minyak wijen
1 sdm minyak goreng
1 sdt garam
Saus Pedas, haluskan:
4 buah cabai merah
2 siung bawang putih
½ sdm cuka
4 sdm saus tomat
½ sdm gula pasir
200 ml air
¼ sdt garam
½ sdm tepung kanji, larutkan dengan 2 sdm air
Cara Membuat:
1. Kulit Pangsit: Campur tepung terigu dengan air mendidih, aduk rata. Tambahkan air dingin, garam dan minyak, aduk dengan tangan hingga terbentuk adonan yang kalis. Diamkan selama 40 menit. Ambil adonan dan giling hingga tipis. Cetak dengan pustry cutter/pisau tajam menjadi bulatan dengan diameter 7 cm. Lakukan hingga adonan habis.

2. Isi: Campur semuia bahan isi, aduk rata.

3. Penyelesaian: ambil kulit pangsit, isi dengan 1 sendok makan bahan isi. Bentuk pinggirnya dengan cara diwiru/lipitan. Kukus hingga matang. Angkat dan sajikan hangat dengan saus pedas

4. Saus cabai: campur semua bahan. Masak hingga mendidih dan mengental. angkat
Untuk 8 Porsi

Bakpao Ayam

Kulit A:

250 gr tepung terigu protein sedang
7 gr ragi instan
125 ml air
Kulit B:
50 gr tepung terigu
25 gr gula pasir
½ sdm susu bubuk
1 sdm mentega putih
30 gr gula pasir
1 sdt baking powder
Isi:
300 gr daging ayam cincang
1 batang daun bawang, iris halus
1 putih telur, kocok lepas
1 sdm tepung maizena
1 sdm saus tiram
½ sdm mushroom suce
½ sdm minyak sayur
1 sdt minyak wijen
2 cm jahe, parut
1 sdt garam
Saus Cuka:
3 sdm cuka beras
2 sdm kecap asin
4 cm jahe, iris halus, rendam air hangat, tiriskan
Cara Membuat:
1. Kulit: Campur semua bahan A, aduk hingga kalis. Diamkan 40 menit aatau hingga adonan mengembang 2 kali lipat. Tambahkan adonan B, aduk rata. Fermentasikan lagi adonan selama 30 menit. Bagi adonan menjadi bulatan-bulatan sebesar bola pingpong. Lakukan hingga adonan habis.

2. Isi: Campur semua bahan isi, aduk rata.

3. Penyelesaian: Tipiskan kulit, isi dengan satu sendok makan bahan isi. Bulatkan kembali. Diamkan selama 30 menit. Kukus hingga matang. Angkat dan sajikan hangat dengan saus cuka sebagai pelengkap.

4. Saus Cuka: Campur semua bahan dan diamkan selama 1 jam. Sajikan sebagai pelengkap.
Untuk 8 Porsi

Hakau Kepiting

Kulit:

100 gr tepung Tang Mien*
4 sdm tepung kanji
160 ml air panas
1 sdm minyak goreng
Isi:
200 gr udang cincang
100 gr daging kepiting, rebus, haluskan
60 gr rebung kalengan, cincang
2 sdm tepung terigu
1 sdt kecap asin
2 sdt gula pasir
½ sdt ada halus
1 sdm minyak wijen
1 sdt garam halus
Pelengkap:
Saus sambal botolan
Cara Membuat:
1. Kulit: Campur tepung tang mien dan tepung terigu, aduk rata. Tuangkan air panas dan minyak sedikit demi sedikit sambil terus di aduk hingga terbentuk adonan yang bisa di pulung. Diamkan selama 15 menit. Bagi adonan menjadi bulatan-bulatan. Lakukan hingga adonan habis.

2. Isi: Campur semua bahan isi, aduk rata. Diamkan dalam lemari es selama 25 menit.

3. Penyelesaian: Ambil adonan kulit, giling setepal ¼ cm. Ambil satu sendok makan bahan isi. Bentuk pertemuan dua sisi kulit dengan cara di wiru. Lakukan hingga adonan habis. Kukus selama 10 menit. Sajikan panas dengan saus sambal botolan sebagai pelengkap.
Untuk 6 Porsi
Tepung Tang Mien: terbuat dari pati tepung terigu. Sifatnya seperti tepung kanji yang transparan jika di panaskan. Tersedia di toko yang menjual bahan makanan Cina dan swalayan terkemuka.

Ceker Ayam Tausi

Bahan:
15 buah ceker ayam
2 sdm mushroom soy sauce
600 ml air
500 ml air es
1 sdt tepung kanji
2 buah cabai merah, potong bentuk korek api
3 buah pekak/bunga lawang
¼ sdt lada halus
5 siung bawang putih, cincang kasar
4 siung bawang merah, iris halus
2 cm jahe, iris halus
1 batang daun bawang, iris halus
2 sdm tausi
1 sdm kecap asin
1 sdt garam
2 sdm minyak untuk menumis
Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat:
1. Bersihkan ceker ayam, bumbui dengan mushroom soy sauce. Diamkan 15 menit. Panaskan minyak, goreng ceker hingga matang. Angkat. Rendam ceker dalam air es selama ½ jam. Tiriskan.

2. Rebus ceker dalam air. Tambahkan bunga lawang dan lada halus. Masak hingga ceker empuk dan kulitnya mekar. Angkat.

3. Panaskan 2 sendok makanminyak, tumis bawang merah, bawang putih dan jahe hingga harum. masukkan ceker, tausi, air tepung kanji dan bumbu lainnya. Masak hingga kuah mengental. Angkat dan sajikan panas.
Untuk 6 Porsi
Tip: Agar ceker cepat empuk, cekert bisa dipresto terlebih dahulu selama 15 menit, baru di masak sesuai resep.

10 RESEP HIDANGAN SEAFOOD POPULER NUSANTARA

Negara kita memang kaya akan hasil laut, tak salah hingga hampir seluruh propinsi mempunyai masakan seafood yang semuanya lezat dan menggoda selera.
Bagi Anda penggemar seafood, Cobalah membikinnya sendiri. 10 resep seafood popular nusantara hanya untuk Anda. Pilihanya ada Pindang Serani, Japit Udang, Palai Bada, Gulai Ikan, Kare Kepiting, Dabu-Dabu Sesi, Pallu Mara Cakalang, Kenus Mebase, Ikan Mas Woku dan Sate Bandeng. Coba salah satunya dan sajikan buat keluarga tercinta. Selamat Mencoba!
Resep Budi Sutomo & Foto: Budi Sutomo



Pindang Serani
(Jawa)

Bahan:

500 Bandeng, bersihkan, potong-potong
2 btg serai, memarkan
2cm lengkuas memarkan
3 cm jahe, iris serong tipis
4 cm kunyit iris serong tipis
7 bh bawang merah, iris tipis
2 bh tomat,belah
5 buah belimbing wuluh, belah dua
800 ml air
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
Cara Membuat:
1. Lumuri potongan ikan dengan air jeruk nipis dan garam, biarkan beberapa saat agar bumbu meresap.
2. Didihkan air, Masukkan semua bahan kecuali ikan. Rebus hingga mendidih.
3. Masukkan Ikan, masak dengan api kecil hingga ikan matang. Angkat dan sajikan
Untuk 4 Porsi

Japit Udang
(Madura)

Bahan:

400 gr udang besar, bersihkan
150 ml santan kental
Jepitan bambu/tusuk sate
Haluskan:
8 buah cabai merah
1 cm kencur
4 bh kemiri, sangrai
7 bh bawang merah
4 bh bawang putih
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
Cara Membuat:
1. Bumbui udang dengan bumbu yang sudah dihaluskan. Diamkan beberapa saat agar bumbu meresap.
2. Jepit/tusuk udang dengan tusukan sate. Bakar di atas bara api sambil sesekali diolesi bumbu. Setelah matang dan kecokelatan, angkat dan sajikan sebagai lauk.
Untuk 3 Porsi

Palai Bada
(Sibolaga)

Bahan:

600 gr teri nasi/medan
1 butir telur, kocok lepas
½ butir kelapa parut, sangria, haluskan
2 lembar daun mangkokan, iris halus
½ lb daun kunyit, iris halus
6 lembar daun kemangi
2 batang serai, iris halus
2 sdm air jeruk nipis
Daun pisang secukupnya
Haluskan:
6 buah cabai merah
7 butir bawang merah
2 cm jahe
2 cm kunyit
Cara Membuat:
1. Campur teri dengan kelapa sangria, telur dan bumbu-bumbu. Aduk rata.
2. Siapkan daun pisang, masukkan dua sendok makan adonan. Bungkus menyerupai pepes dan semuat dengan lidi kedua ujungnya. Lakukan hingga adonan habis.
3. Kukus palai bada selama 15 menit. Angkat. Panggang di atas bara api hingga daun pisang kecoklatan. Angkat dan sajikan.
Untuk 5 Porsi

Gulai Ikan

(Sumatra)

Bahan:

1 kg kakap/tongkol/kembung, bersihkan, potong-potong
1500 ml santan dari 1 butir kelapa
2 batang serai, memarkan
20 lembar daun kemangi
2 lembar daun mangkokan
60 gr kecombrang, iris halus
1 cm lengkuas, memarkan
2 sdm air asam
1 sdt garam.
Haluskan:
6 buah cabai merah
7 siung bawang merah
3 cm kunyit
2 cm jahe
Cara Membuat:
1. Panaskan santan dengan bumbu halus. Masak sambil di aduk hingga mendidih.
2. Masukkan ikan, kecombrang dan air asam. Masak api kecil hingga ikan matang dan kuah mengental. Angkat dan sajikan.
Untuk 4 Porsi

Kare Kepiting
(Jawa Timur)

Bahan:

1 kg kepiting, bersihkan dan memarkan cangkangnya
100 gr buncis, potong 2 cm
300 ml santan kental
800 ml santan cair
3 sdm minyak goreng
Bumbu:
2 cm laos, memarkan
2 cm jahe, memarkan
2 helai daun jeruk
2 lembar daun salam
1 sdt gula pasir
½ sdm air asam
1 sdt garam
Haluskan:
8 siung bawang merah, haluskan
4 siung bawang putih, haluskan
½ sdm ketumbar sangrai dan haluskan
4 buah kemiri, haluskan
3 cm kunyit, bakar dan haluskan
1 sdt merica, sangrai
¼ sdt jintan, sangrai dan haluskan
1 sdt terasi, sangrai dan haluskan
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis semua bumbu sampai harum. Masukkan kepiting, masak sampai kepiting berubah warna. Tambahkan santan cair. Masak sampai mendidih.
2. Tuang santan kental, rebus hingga kuah mengental. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan buncis dan air asam. Angkat dan hidangkan.
Untuk 4 Porsi

Dabu-Dabu Sesi
(Ambon)

Bahan:

500 gr ikan kembung
3 sdm air jeruk nipis
1 sdt garam
100 ml air
Bumbu, bakar dan tumbuk kasar:
5 siung bawang merah, bakar, tumbuk kasar
200 gr tomat, bakar, haluskan
5 buah cabai merah
Cara Membuat:
1. Kerat permukaan ikan, lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Biarkan beberapa saat.
2. Bakar ikan di atas bara api hingga kecokelatan. Angkat, sisihkan.
3. Campur semua ikan dengan campuran bumbu dan air. Rebus hingga air terhisap habis. Angkat dan sajikan.
Untuk 4 Porsi

Pallu Mara Cakalang.
(Makasar)

Bahan:

600 gr ikan cakalang, bersihkan, potong-potong
3 sdm minyak goreng
1200 ml air
Iris Halus:
6 siung bawang merah
2 batang serai, ambil putihnya
3 cm lengkuas
4 buah cabai merah
Haluskan:
3 cm kunyit, bakar
1 sdm daging buah keluwak
1 sdt asam jawa
1 sdt garam
Cara Membuat:
1. Lumuri ikan dengan keluwak dan asam yang telah dicairkan dengan sedikit air. Biarkan beberapa saat agar bumbu meresap.
2. Panaskan minyak, tumis semua bumbu hingga harum. masukkan air, rebus hingga mendidih.
3. Tambahkan ikan kedalam rebusan bumbu, masak dengan api kecil hingga daging matang. Angkat dan sajikan hangat.
Untuk 4 Porsi

Kenus Mebase
(Bali)

Bahan:

700 gr cumi-cumi, bersihkan, potong-potong
300 ml kaldu
2 sdm air jeruk nipis
1 sdt lada halus
3 sdm minyak goreng
4 siung bawang merah, iris halus
2 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk purut
1 sdm air asam jawa
Haluskan:
5 buah cabai merah
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
3 cm, kunyit, bakar
1 buah tomat
1 sdt ketumbar
5 buah kemiri
1 sdt terasi
1 sdt gula pasir
1 sdt garam garam
Cara Membuat:
1. Lumuri cumi dengan air jeruk nipis, lada dan garam. Biarkan beberapa saat agar bumbu meresap. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis semua bumbu hingga harum. Masukkan kaldu, cumi-cumi, air jeruk dan garam, masak hingga cumi matang dan kuah mengental. Angkat dan sajikan panas sebagai lauk nasi.
Untuk 4 Porsi

Ikan Mas woku
(Sulawesi Utara)

Bahan:

1 kg ikan mas, bersihkan
2 sdm air jeruk nipis
4 lembar daun jeruk purut
1 lembar daun pandan, simpulkan
2 lembar daun jintan, iris halus
1 batang daun bawang, iris halus
15 lembar daun kemangi
1 lbr daun kunyit, simpulkan
2 batang serai, memarkan
200 cc air
Minyak goreng secukupnya
Haluskan:
6 bh cabai merah
10 buah cabai
2 cm kunyit, bakar
2 cm jahe
3 buah tomat
7 butir kemiri, sangrai
1 sdt garam
Cara Membuat :
1. Lumuri ikan dengan garam dan air jeruk nipis. Biarkan beberapa saat. Goreng ikan hingga matang dan kuning kecokelatan.
2. Panaskan minyak, tumis semua bumbu hingga harum. tambahkan air, masak hingga mendidih.
3. Masukkan ikan, daun, tebal dan daun kemangi. Masak dalam api kecil hingga ikan matang. Angkat dan sajikan.
Untuk 3 Porsi

SATE BANDENG
(Banten)

Bahan :

700 gr ikan bandeng
1 butir telur, kocok lepas
¼ butir kelapa, sangria, haluskan
100 ml santan kental
1 sdt garam
Haluskan:
7 siung bawang merah
4 siung bawang putih
4 buah cabai merah
½ sdm ketumbar, sangrai
½ sdt jintan, sangrai
2 cm jahe
1 cm, lengkuas
2 cm kunyit
1 sdt asam
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
Cara Membuat:
1. Pukul-pukul ikan hingga ikan empuk. Keluarkan daging bandeng dari rongga insang. Haluskan dagingnya dan buang duri-durinya.
2. Campur daging bandeng dengan telur, kelapa halus dan semua bumbu. Aduk rata.
3. Ambil kulit bandeng, isikan campuran di atas ke dalam badan bandeng. Lumuri badannya dengan sisa bumbu. Bungkus dengan daun pisang dan bakar di atas bara api hingga matang. Angkat, potong-potong dan sajikan.
Untuk 4 Posi
 

Sample text

Sample Text

Sample Text